KuliNak Kuliner Enak Malam-Malam di Gili Trawangan Pulau Lombok

Menginap di Pulau Gili Trawangan Lombok pas Honeymoon memang menyenangkan…. ^_^

Gimana ndak…bangun pagi liat laut, mau tidur liat laut, makan siang liat laut, makan malampun bisa menikmati laut dan suara ombak. Semuanya kita nikmati bersama pasangan…hemmm..menyenangkannya… 🙂

Sun Set...Sebentar lagi Waktu Dinner..!!!!

Sun Set…Sebentar lagi Waktu Dinner..!!!!

Makanan di sana mayoritas halal walaupun banyak bule yang menginap dan bermalam di sana tapi mayoritas penduduk Lombok Mataram muslim. Untuk kuliner saat siang hari biasa saja sih, kalau sarapan juga biasa paling juga pakai fasilitas breakfast dari hotel…tapi setelah adzan magrib dan lewat waktu sun set..

heeemmmm…ini baru Beda…!!!Gili Trawangan mulai terlihat aslinya, cafe-cafe, bar dan club dibuka, memainkan lampu kelap kelip ataupun candle light dinner lengkap dengan musiknya. Aku dan suami berjalan menyusuri pantai sambil memilih kira-kira di mana kita akan berwisata kuliner…

Kita tidak hanya mencoba 1 tempat namun beberapa tempat kuliner malam di sana…ada yang low budget dan ada yang middle up…

Ini Para Asisten Cheff di sebuah Cafe sedang mempromosikan menu dinner malam itu

Ini Para Asisten Cheff di sebuah Cafe sedang mempromosikan menu dinner malam itu

untuk middle up budget biasanya makanan di jual dan di sajikan di cafe. Ada sajian sea food ala cheff, BBQ, Lobster, pizza wood oven, sampai aneka minuman racikan (minuman beralkohol) bagi yang suka. Harganya beragam dari Rp. 35 ribu, 50 ribu ,100 ribu dan ke atas, tapi waktu itu kami memesan paketan dengan harga Rp. 250 ribu untuk 2 orang lengkap dengan nasi, baked potato, ikan, lobster, udang, kebab dan BBQ. Untuk minuman relatif normal milk shake Rp. 30 ribu.

Suamiku mulai memilah memilih mau memesan apa untuk candle light dinner

Suamiku mulai memilah memilih mau memesan apa untuk candle light dinner

Suasana Cafe nyaman dan cozy secara dipinggir pantai posisinya

Suasana Cafe nyaman dan cozy secara dipinggir pantai posisinya

Ini dia.....sajian ala cafe...menurutku enak bgt untuk BBQ dan Lobster mininya..nom nom nom..

Ini dia…..sajian ala cafe…menurutku enak bgt untuk BBQ dan Lobster mininya..nom nom nom..

untuk yang low budget kita bisa temukan di lapangan pasar kerajinan gili trawangan, di sana makanannya macem-macem dari seafood masak macem-macem (bisa bakar, goreng dll), snack (samosa, kebab, dll), lalapan juga ada…yang dijual di tenda-tenda. Tempat ini mulai buka setelah lewat magrib atau after sun set. Untuk Harga beragam tapi yang jelas lebih murah dari pada di cafe contohnya aneka Sate seafood ataupun daging Rp. 15 ribu 1 tusuk, lalapan harganya murah Rp. 20 ribu sudah sama minum..hehehe..untuk kue-kue Rp. 5 ribu per biji ada juga yang 10 ribu an juga sih tergantung pilih yang mana.

Aneka Ikan, Seafood dan Sate siap bakar di Jual di Pasar Keradjinan Gili Trawangan

Aneka Ikan, Seafood dan Sate siap bakar di Jual di Pasar Keradjinan Gili Trawangan

Aneka Ikan, Seafood dan Sate siap bakar Murah Meriah

Aneka Ikan, Seafood dan Sate siap bakar Murah Meriah

Aneka Lauk dan Kue-Kue bisa dimakan di tempat ataupun dibungkus dibawa pulang ke hotel

Aneka Lauk dan Kue-Kue bisa dimakan di tempat ataupun dibungkus dibawa pulang ke hotel

Suamikuuu....makan apa itu??bagi dong....hehe

Suamikuuu….makan apa itu??bagi dong….hehe

Setelah kenyang makan sy dan suami lebih memilih santai di Pantai dan di Hotel..meski Gili Trawangan makin ramai saat malam hari…yah….tapi lebih tenang dibandingkan Kuta Bali,,mungkin karena ditengah pulau kalee yaa…yang jelas kami puasss!!!!Gili Trawangan Night is GOOD!!!

Karst Maros – Feels like mini AMAZON

ImageBulan Maret 2013 sexy beauty traveler melakukan sedikit perjalanan di sekitar Makassar Sul Sel yang ternyata….ada pemandangan yang sangat menakjubkan lho… Di daerah Maros yang kira-kira berjarak 1jam perjalanan dari kota Makassar ke utara, terbentanglah sebuah Giant Karst atau pegunungan kapur yang sangat luas.

Image

Karst menjulang kokoh dari permukaan tanah yang merupakan hamparan sawah padi yang masih hijau. Karst Maros ini tersohor sebagai karst terbesar kedua setelah karst yang ada di China. Subhanallah…sungguh tak di sangka Indonesia memiliki kekayaan seperti ini.

Image

Perjalanan yang Begitu Nyaman

Tidak hanya Karst, di sana kita juga bisa melintasi sungai dengan perahu kecil dengan hanya merogoh kocek Rp. 150 ribu. Kita sudah bisa memanjakan mata dengan melihat Gugusan Karst lebih dekat dan berbagai vegetasi air yang ada disekitarnya. Boleh dibilang perjalanan ini seperti perjalanan Amazon Advanture atau Ethnic Run Away (Acara di salah satu stasiun TV).

Image

Ramang-Ramang, Karst Maros Makassar

Suasana tenang, sejuk, dan so Refreshing…hemmmmmmmm…bisa sexy beuty traveler rasakan saat duduk di atas perahu bermotor sederhana ini, berjalan menuju ke Ramang-Ramang, sebuah cekungan Batu yang hampir menyerupai goa. Di Maros banyak juga goa seperti Goa Saripah maupun Goa Leang-Leang, setidak nya ada 200 goa yang ada di sana dengan berbagai macam track.

...SILENT & PEACE...

…SILENT & PEACE…

Sebuah perjalanan yang terjangkau dan sungguh menyenangkan. Luangkan sedikit waktu di tengah kesibukan yang ada untuk menikmati ketenangan dan kenyamanan seperti ini guys….! 🙂

Image